Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Rangka Atap Dengan Bahan Baja Ringan

Bagaimana-Cara-Menghitung-Kebutuhan-Rangka-Atap-Dengan-Bahan-Baja-Ringan
Contoh Gambar Dengan Konstruksi Baja Ringan

Rangka atap baja ringan adalah sebuah perkembangan teknologi baru struktur atap yang mana menggunakan baja kuat tetapi ringan. Baja yang digunakan adalah baja jenis cold rolled coil (CRC) yang memiliki mutu yang tinggi (Kuat tarik 550 Mpa) dengan bentuk profil seperti huruf C atau O. Rangka atap baja ringan memiliki beberapa elemen utama, yaitu kuda-kuda dan bracing, reng, baut, dinabolt dan talang jurai.

Baca Jasa Renovasi Rumah Di Jakarta

Ada beberapa keuntungan rangka atap baja ringan bila dibanding dengan rangka atap baja konvensional, yaitu :

Material atap baja ringan memiliki kekuatan yang tinggi tetapi memiliki bobot yang ringan sehingga menghemat struktur bangunan.
Lebih tahan karat dan tidak memerlukan finishing cat lagi.

Mutu materialnya tidak berubah-ubah sehingga tidak lapuk karena usia lanjut.

Material baja ringan tidak terpegaruh serangan rayap.

Material baja ringan termasuk material yang ramah lingkungan.

Mudah pemasangannya dan lebih cepat, bisa dipabrikasi terlebih dahulu lalu dipasang di lokasi.

Dalam penawaran, rangka atap baja ringan biasanya dihitung dalam satuan m2. Untuk menghitung volume rangka atap baja ringan bisa dipakai rumus sebagai berikut :

Misalkan ukuran sebuah bangunan adalah 9 x 9 meter dengan overstek masing-masing di keempat sisi 1 meter dengan derajat kemiringan 35 derajat, maka dapat kita hitung volume rangka atap baja ringan bangunan tersebut sebagai berikut :
Panjang Bangunan = 9 + 1 + 1 = 11 m
Lebar Bangunan = 9 + 1 + 1 = 11 m
Derajat Kemiringan = cos 35 = 0.819
Volume = 11 x 11 / 0.819 = 147.7 m2

Harga per meter persegi? Banyak konsumen yang menanyakan, berapa harga per meter persegi untuk pekerjaan atap baja ringan? Hal ini tidak dapat dijawab sesederhana itu. Karena hal itu tergantung dari spesifikasi material, bentuk atap dan jenis penutup atap yang digunakan. Spesifikasi material meliputi bentuk, dimensi dan ketebalan profil yang digunakan.

Bentuk atap mempengaruhi tingkat kerumitan sistem struktur rangka atap. Sedangkan jenis penutup atap mempengaruhi beban yang harus dipikul oleh rangka atap.

Seperti diketahui, jenis penutup atap dapat berupa genteng keramik, genteng beton, atap asbes maupun atap metal. Jenis-jenis penutup atap tersebut memiliki berat yang berbeda-beda, sehingga akan menghasilkan perhitungan atap baja ringan yang berbeda pula. Nah, ketiga hal tersebut tentunya sangat berpengaruh pada harga per meter perseginya.

Spesifikasi dan sistem aplikasi. Setelah memahami ketiga hal tersebut, konsumen diajak untuk memahami lebih jauh tentang data spesifikasi material rangka atap baja ringan dan sistem aplikasinya. Pembahasan ini meliputi mutu baja ringan, lapisan anti karat, software desain struktur, alat sambung, proses perakitan dan garansi.

Mutu baja ringan.

Karena ketebalan profil baja ringan sangat tipis (yang beredar di Indonesia berkisar 0,4 – 1 mm), bahan baja yang umum dipakai adalah baja mutu tinggi atau biasa disebut High Tension Steel, umumnya (standar) G550, artinya Yield Strength maupun Tension Strength dari baja tersebut minimal adalah 550 Mpa. Konsumen sulit untuk mengetahui mutu dari bahan yang ada, tetapi dengan mengetahui standar baja minimum G550, kita dapat meminta jaminan tertulis bahwa bahan baku yang akan kita pakai adalah G550.

Lapisan anti karat.

Lapisan Z (Zinc) yang sering disebut Galvanis dan AZ (Aluminium dan Zinc) adalah jenis-jenis lapisan anti karat yang paling umum dipakai di Indonesia. Masing-masing lapisan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki Aluminium Zinc (AZ) adalah lebih tahan korosi terhadap air garam sedangkan kelemahannya adalah tidak tahan terhadap adukan semen atau mortar (korosif).

Di lain pihak, lapisan Zinc (Galvanis) tidak terkorosi oleh adukan semen namun kurang tahan terhadap air garam. Menurut standar teknis tentang lapisan anti karat untuk baja ringan, dinyatakan bahwa ketebalan lapisan Aluminium Zinc minimal 150 gram/m2, sedangkan untuk lapisan Zinc (Galvanis) minimal 180 gram/m2.

Sofware desain struktur.

Karena perilaku strukturnya yang berbeda, struktur rangka atap baja ringan tidak bisa dihitung menggunakan software analisa struktur untuk konstruksi baja tebal yang umum dipakai.

Banyak sekali variabel yang bisa mempengaruhi hasil desain perhitungan struktur. Sebagai konsumen yang awam, sulit untuk bisa memahami perhitungan desain struktur, tetapi kita dapat memilih produk yang memiliki dukungan software komputer khusus konstruksi baja ringan bereputasi internasional.

Artinya desain struktur rangka atap baja ringan benar-benar dihitung dengan semua perhitungan bebannya, bukan dengan ilmu kira-kira atau berdasarkan kebiasaan.

Alat sambung.

Salah satu bagian terpenting dari struktur rangka atap baja ringan adalah alat sambung, yang biasanya berupa Self Drilling Screw (SDS), atau sekrup dengan ujung penembus baja tanpa mur.

Untuk baja tipis, SDS yang dipakai harus jenis khusus dengan alur yang kasar, dan adanya ruang dibawah kepala baut. Alur yang kasar akan membuat baja tipis tersusun diantara alur, bukan dirusak oleh alur, sehingga SDS mampu memikul beban yang besar di sambungan.

Selain itu pemasangan SDS harus memakai alat khusus berupa screw driver yang dilengkapi dengan kontrol torsi. Tanpa adanya alat kontrol torsi, SDS beresiko kehilangan fungsinya karena aus (overtighten), di mana keadaan ini amat berbahaya bagi struktur.

Proses perakitan

Proses perakitan kuda-kuda untuk rangka atap yang dilakukan di proyek, banyak dilakukan di lapangan, padahal perakitan kuda-kuda memerlukan keahlian dan kontrol kualitas yang baik.

Perakitan yang dilakukan di proyek mempunyai resiko kuda-kuda yang dibuat tidak rapi, tidak seragam, atau tidak sesuai dengan gambar desain. Kontrol pemasangan alat sambung Self Drilling Screw juga merupakan hal yang sangat penting.

Solusi untuk menghindari semua resiko tersebut adalah dengan memilih kuda-kuda yang dirakit di workshop (prefabrikasi) dengan menggunakan mesin JIG, di mana perakitan dengan menggunakan mesin di workshop mempunyai kelebihan: mutu kuda-kuda terjamin rapi dan akurat, pekerjaan lebih nyaman, tidak tertanggu cuaca, dan kontrol pemasangan alat sambung Self Drilling Screw terjamin.

Garansi.

Garansi pada pekerjaan rangka atap baja ringan tidak hanya berupa garansi bahan saja, melainkan termasuk di dalamnya adalah garansi struktur, garansi bahan, garansi design dan instalasi. Garansi menyeluruh seperti ini hanya bisa didapat dari aplikator baja ringan yang menjual produk secara sistem.

Aplikator ini biasanya merupakan aplikator yang direkomendasikan oleh produsen baja ringan. Namun ada pula aplikator baja ringan yang membeli material baja ringan dari toko material. Aplikator seperti ini biasanya tidak berani memberikan garansi secara sistem. Paling jauh, hanya akan memberikan garansi bahan, sesuai material yang digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *