Kenali Jenis Kolom Yang Sesuai Untuk Sruktur Rumah Anda

Gambar-Kolom-Praktis-Dan-Kolom-Utama
Gambar Kolom Praktis Dan Kolom Utama


Mandore.id
 Kali ini akan membahas Jenis kolom rumah yang sesuai dengan kebutuhan anda ,maksud saya kebutuhan di sini adalah kolom yang sesuai dengan Beban yang di terima oleh kolom tersebut ,jadi berdasarkan beban , kegunaan ,latek lah jenis kolom tersebut mulai di tentukan

Sebagai dasar dari fungsi , letak ,dan beban yang di emban sang kolom maka di bagilah jenis kolom tersebut sebagi berikut
1. Kolom ikat (tie column)
2. Kolom spiral (spiral column)
3. Kolom komposit (composite column)
istilah ini saya dapat di wikipedia berbahasa asing maka jangan heran kalau anda tidak mendapatkan istilah tersebut dari para tukang anda

Untuk penjelasannya mari saya jelaskan dari point pertama ,kedua dan ketiga berikut dengan penjelasan singkatnya

1. Kolom ikat (tie column) Kolom yang menggunakan pengikat sengkang lateral. Kolom ini merupakan kolom beton yang ditulangi dengan batang tulangan pokok memanjang, yang pada jarak spasi tertentu diikat dengan pengikat sengkang ke arah lateral. Tulangan ini berfungsi untuk memegang tulangan pokok memanjang agar tetap kokoh pada tempatnya.

2.Kolom spiral (spiral column) Kolom menggunakan pengikat spiral. Bentuknya sama dengan yang pertama hanya saja sebagai pengikat tulangan pokok memanjang adalah tulangan spiral yang dililitkan keliling membentuk heliks menerus di sepanjang kolom. Fungsi dari tulangan spiral adalah memberi kemampuan kolom untuk menyerap deformasi cukup besar sebelum runtuh, sehingga mampu mencegah terjadinya kehancuran seluruh struktur sebelum proses redistribusi momen dan tegangan terwujud

3. Kolom komposit (composite column) Struktur kolom komposit. Merupakan komponen struktur tekan yang diperkuat pada arah memanjang dengan gelagar baja profil atau pipa, dengan atau tanpa diberi batang tulangan pokok memanjang.
Hasil berbagai eksperimen menunjukkan bahwa kolom berpengikat spiral ternyata lebih tangguh daripada yang menggunakan tulangan sengkang, seperti yang terlihat pada diagram di bawah ini.
Untuk kolom pada bangunan sederhan bentuk kolom ada dua jenis yaitu kolom utama dan kolom praktis.

Kolom Utama
Yang dimaksud dengan kolom utama adalah kolom yang fungsi utamanya menyanggah beban utama yang berada diatasnya. Untuk rumah tinggal disarankan jarak kolom utama adalah 3.5 m, agar dimensi balok untuk menompang lantai tidak tidak begitu besar, dan apabila jarak antara kolom dibuat lebih dari 3.5 meter, maka struktur bangunan harus dihitung. Sedangkan dimensi kolom utama untuk bangunan rumah tinggal lantai 2 biasanya dipakai ukuran 20/20, dengan tulangan pokok 8d12mm, dan begel d 8-10cm ( 8 d 12 maksudnya jumlah besi beton diameter 12mm 8 buah, 8 – 10 cm maksudnya begel diameter 8 dengan jarak 10 cm).

Kolom Praktis
Adalah kolom yang berfungsi membantu kolom utama dan juga sebagai pengikat dinding agar dinding stabil, jarak kolom maksimum 3,5 meter, atau pada pertemuan pasangan bata, (sudut-sudut). Dimensi kolom praktis 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel d 8-20.

Letak kolom dalam konstruksi. Kolom portal harus dibuat terus menerus dari lantai bawah sampai lantai atas, artinya letak kolom-kolom portal tidak boleh digeser pada tiap lantai, karena hal ini akan menghilangkan sifat kekakuan dari struktur rangka portalnya. Jadi harus dihindarkan denah kolom portal yang tidak sama untuk tiap-tiap lapis lantai. Ukuran kolom makin ke atas boleh makin kecil, sesuai dengan beban bangunan yang didukungnya makin ke atas juga makin kecil. Perubahan dimensi kolom harus dilakukan pada lapis lantai, agar pada suatu lajur kolom mempunyai kekakuan yang sama. Prinsip penerusan gaya pada kolom pondasi adalah balok portal merangkai kolom-kolom menjadi satu kesatuan. Balok menerima seluruh beban dari plat lantai dan meneruskan ke kolom-kolom pendukung. Hubungan balok dan kolom adalah jepit-jepit, yaitu suatu sistem dukungan yang dapat menahan momen, gaya vertikal dan gaya horisontal. Untuk menambah kekakuan balok, di bagian pangkal pada pertemuan dengan kolom, boleh ditambah tebalnya.

III. Dasar- dasar Perhitungan
Menurut SNI-03-2847-2002 ada empat ketentuen terkait perhitungan kolom:

1. Kolom harus direncanakan untuk memikul beban aksial terfaktor yang bekerja pada semua lantai atau atap dan momen maksimum yang berasal dari beban terfaktor pada satu bentang terdekat dari lantai atau atap yang ditinjau. Kombinasi pembebanan yang menghasilkan rasio maksimum dari momen terhadap beban aksial juga harus diperhitungkan.

2. Pada konstruksi rangka atau struktur menerus pengaruh dari adanya beban tak seimbang pada lantai atau atap terhadap kolom luar atau dalam harus diperhitungkan. Demilkian pula pengaruh dari beban eksentris karena sebab lainnya juga harus diperhitungkan.

3. Dalam menghitung momen akibat beban gravitasi yang bekerja pada kolom, ujung-ujung terjauh kolom dapat dianggap jepit, selama ujung-ujung tersebut menyatu (monolit) dengan komponen struktur lainnya.

4. Momen-momen yang bekerja pada setiap level lantai atau atap harus didistribusikan pada kolom di atas dan di bawah lantai tersebut berdasarkan kekuatan relative kolom dengan juga memperhatikan kondisi kekekangan pada ujung kolom.

Terus berapa jarak ideal kolom Untuk Rumah ?
ketika anda adalah seorang yang ingin membangun rumah dan rumah tersebut cuma satu lantai dengan tingkat kesulitan yang minim lalu anda putuskan untuk mencari tukangnya saja dan pelaksanaan sepenuhnya di tangan anda
saya kasih gambaran sederhana begini ,rumah ada cuma kotak dengan 3 kamar tidur ,1 ruang tamu ,1 dapur ,1 kamar mandi ini contoh yang guampang saja dan saya sesuaikan dengan kebanyakan saya melihat rata-rata rumah orang indonesia maka jawaban saya ada tergantung dari sekatan-sekatan ruangan anda .
ambil gampangnya saya kalau rumah anda cuma kotak gitu aja maka di 4 pojokan kasih kolom utama lalu di setiap sudut ruangan dengan kolom praktis .

Terus bagaimana kalau nanti saya ingin menambahkan lantai artinya ingin membuat rumah saya jadi tingkat ?
jawabannya itu lain lagi ceritanya sebaiknya konsultasikan dengan beberapa pakar atau ahli bangunan bagaimana mempersiapkan struktur di kemudian hari ketika rumah ada rencana untuk di tingkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *