Cara Memasang Dan Menempatkan Keramik Yang Kurang Bagus


Seperti yang kita ketahui, di pasaran market yang menjual bahan bangunan terdapat keramik dengan kualitas berbeda yaitu KW1, KW 2 dan KW3. Yang paling bagus adalah kualitas tinggi dengan kode KW1 sedangkan keramik kualitas rendah adalah KW2 dan KW3.

Sekilas untuk membedakan kualitas (KW) sebuah keramik bisa dilihat dengan kasat mata, antara lain:


1 Keramik KW1 merupakan produk yang lulus quality control yang sudut-sudutnya siku dan jika ada perbedaan tidak lebih dari satu hingga setengah millimeter saja sehingga jika dipasang akan terlihat sangat rapi dan warna pun sama persis , tidak ada perbedaan dalam hal tekstur keramik dan yang lebih penting untuk di ketahui jenis keramik kw 1 ini tidak mempunyai perbedaan struktur dari permukaan keramik .
Maksudnya begini ketika keramik di pasang akan mempunyai posisi yang sama dengan keramik sebelahnya , supaya kalian mengerti maksud penulis keramik itu permukaannya rata , cembung dan cekung , jika menemukan keramik dengan permukaan 3 jenis tersebut diatas maka akan susah untuk di pasang dengan rapi .

2 Keramik KW2 dan KW3 merupakan produk yang tidak lulus quality control karena sudutnya tidak siku atau tidak presisi dengan selisih 2 hingga 3 millimeter karena ada sisinya yang melengkung. Warnanya pun terkadang tidak sama.
Selain itu pada kemasan dus keramik ditandai dengan KW1, KW2 atau KW 3.

Tips Menggunakan Keramik Kualitas Rendah

Masih banyak Orang yang berminat memakai keramik dengan kualitas rendah disebabkan oleh harganya yang cukup murah terpaut 20-50% dari kualitas keramik yang tinggi. Selain itu, kekuatan masing-masing keramik hampir sama karena memakai bahan yang sama, hanya saja proses pembakaran kurang sempurna maka dianggap tidak lolos quality control.

Jika Anda mempunyai rencana memasang keramik KW2 atau KW3, ada cara bagaimana penggunaan keramik kualitas rendah berikut semoga dapat membantu Anda.

Sebaiknya menggunakan keramik kualitas rendah untuk dapur kotor, teras belakang, carport atau ruangan yang tidak terlalu mengutamakan penampilan dan hitung kebutuhan keramik dengan tepat , untuk menghindari kekurangan keramik saat pembelian dan menurut saran saya sebaiknya belilah keramik lebih 1 meter dari keperluan , hal ini untuk menjaga jika keramik ada yang cacat parah atau pecah saat pemasangan .

Sewaktu memasang keramik, sebaiknya buatlah nat dengan ukuran yang lebih lebar untuk menyiasati sudut yang tidak siku agar ukuran keramik tidak terlihat dengan jelas ,tetapi jika kalian menginginkan nat tidak lebar caranya pilihlah keramik yang mempunyai ukuran lebih lebar dahulu lalu di pasang di awal dan keramik yang mempunyai ukuran lebih kecil di pasang di akhir .

Pilih warna keramik gelap agar perbedaan warna tidak terlalu mencolok. Umumnya dalam satu dus keramik KW 2 atau KW 3 terdapat satu dua lembar yang warnanya sedikit berbeda , hal ini terjadi karena prores pembakaran yang kurang sempurna seperti yang saya jelaskan di atas .

Sebaiknya jangan memilih keramik bermotif atau print. Kerusakan pada print sewaktu proses produksi akan semakin terlihat jelas ketika keramik diaplikasikan ,
Sebelum diaplikasikan, sebaiknya pilih keramik yang memiliki perbedaan ukuran yang terlalu jauh. Nantinya gunakan keramik ini untuk bagian tepi atau untuk potongan.
Bisa juga disiasati dengan cara pasang tidak sejajar seperti pemasangan batu bata atau zig zag bahkan bisa menggunakan variasi pemasangan lainnya.