-->

5 Jenis Bahan Plafon Yang Umum Di Gunakan Orang

5 Jenis Bahan Plafon Yang Umum Di Gunakan Orang


Setidaknya ada 6 Jenis Bahan Plafon Yang Umum Di Gunakan Orang yang penulis ketahui dan pernah menginstalnya, jika ada bahan plafon yang belum tertulis di sini artinya penulis belum pernah memasangnya.

Tentu pembaca sudah tahu fungsi plafon, selain memperindah tampilan langit-langit dalam ruangan plafon juga bisa membuat suhu ruang menjadi lebih terkontrol, misalnya menahan hawa panas dari genteng saat siang hari atau juga bisa membuat hangat ruangan ketika musim dingin datang, tentu ini juga harus dengan segelas kopi agar suasana benar-benar hangat.

Berikut ini 6 jenis bahan plafon yang digunakan dalam pembuatan plafon dan mudah ditemukan.


Anyaman Bambu


Jenis bahan plafon ini biasanya banyak digunakan orang yang berada di lingkungan pedesaan, proses pembuatannya pun tergolong cukup lama dari menganyam bambu hingga menjadi lembaran-lembaran yang lebar dan untuk model anyaman pun berjenis anyaman kepang.

Jenis anyaman kepang mudah di temukan di daerah wonogiri jawa tengah, karena selain digunakan sebagai bahan plafon jenis anyaman kepang bisa juga untuk menjemur hasil panen padi, dan mungkin untuk saat ini orang sudah jarang menggunakan jenis ini.

hanya orang yang berjiwa seni kuno yang menggunakan jenis bahan plafon yang satu ini karena harganya yang agak mahal jika dibandingkan dengan bahan plafon yang lainnya dan perlu finishing serta perawatan yang baik.

Tripek


Jenis bahan plafon dari triplek masih banyak orang yang menggunakannya meskipun sekarang hanya digunakan pada bagian tempat tertentu pada ruangan rumah, namun nyatanya masih banyak orang yang menggunakan triplek sebagai bahan plafon pada keseluruhan dalam rumah.

Apakah saya harus menjelaskan kelebihan dan kekurangan pada setiap jenis bahan plafon yang saya tulis  ? sebaiknya tidak perlu karena nanti tulisan akan panjang sekali dan saya sangat kesulitan untuk menentukan keyword yang saya bidik.

Bahan plafon dari triplek sangat baik digunakan pada dalam dan luar ruangan, namun daya tahan triplek dari air tidak lebih baik dari GRC, dalam instalasi sangat di sarankan untuk di potong 60×120 cm atau 60×60 cm, agar ketika cepat bergelombang.

Gypsum


Ini adalah jenis bahan yang digunakan oleh banyak orang dan bahan plafon yang paling mendominasi pasaran.

selain menciptakan ruangan yang memberikan kesan bersih dengan gypsum  nyatanya proses instalasi gypsum cukup mudah dan ini adalah bahan paling rapi yang tidak kelihatan sambungannya.

Gypsum sangat cocok untuk dipasang pada bagian dalam ruangan dan tidak terjadi kontak langsung dengan air

GRC


Jenis bahan plafon yang sering digunakan berikutnya adalah grc, jenis bahan plafon ini terkenal akan daya tahan terhadap cuaca, tidak seperti triplek ataupun gypsum, ketika terjadi kebocoran grc masih bisa bertahan untuk beberapa waktu.

Dalam hal penggunaan grc sebagai plafon umumnya digunakan pada bagian luar ruangan yang rawan akan air hujan seperti teras depan, teras bagian samping, namun banyak juga yang menggunakan grc pada bagian dalam rumah.

Bahan plafon grc cocok untuk penggunaan di luar ruangan yang rawan dari air hujan namun tidak disarankan pada area yang luas karena sambungan pada pemasangan grc apalagi yang di desain dengan lembaran tanpa nat akan terlihat bergelombang dan lebih mudah kotor, karena debu akan mudah menempel pada bagian yang bergelombang.

PVC

Selanjutnya ada bahan plafon dari pvc, jenis bahan plafon fvc sangat baik dalam hal daya tahan dari kebocoran, karena bahan ini tidak terpengaruh jika terkena air hujan karena bocoran.

Kabar baiknya plafon pvc memiliki pilihan warna dan bahkan motif pun juga banyak pilihan, meskipun kebanyakan orang akan memilih warna dan coraknya motif kayu.

Bahan plafon pvc sangat tepat bagi orang yang tidak mau ribet dengan masalah bocoran dalam rumah