Tukang Keramik Perhatikan Sebelum Pasang Keramik Atau Granit Coba Periksa Dulu


 
Dalam pelaksanaan pemasangan keramik atau granit baik itu pemasangan pada keramik dinding atau keramik lantai ada beberapa faktor yang perlu di perhatikan tukang keramik , hal ini perlu dilakukan karena saat membeli keramik tersebut kita tidak tahu bagaimana keadaan keramik didalam box tersebut .

Keadaan di dalam box yang saya maksud adalah apakah keramik dalam keadaan baik atau proses produksi berjalan sempurna dan tidak ada keramik yang cacat , terlebih lagi di indonesia ada beberapa kwalitas keramik yang dibagi menjadi berberapa kelas dan istilah ini biasa di sebut kw 1 kw 2 kw 3 dan sampai kw 659.

Nah disini lah tukang keramik di wajibkan untuk meneliti kesalahan keramik tersebut dan secepatnya mendapatkan solusi agar nanti pemasangan keramik lantai atau keramik dinding sesuai dengan apa yang di inginkan owner kalian .

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam meneliti keramik , berikut ini kami rangkum dalam sebuah artikel yang kami harap akan bisa menjadi panduan bagi tukang keramik pemula seperti penulis .

Ukuran Keramik


Ukuran keramik pada umumnya akan tertulis pada boxnya presisi dengan satuan centimeter , misalnya 60 x 60 cm tetapi tidak demikan kenyataannya yang terjadi di lapangan , bisa kurang 1 mm atau 2 mm ,tetapi hal itu tidak berpengaruh apabila ukuran setiap keramik sama , celakanya bila keramik tersebut beda-beda ukuran misalnya ada yg 60 cm ada yang 59,9mm dan itu tidak beraturan , nah ketika sudah tahu bahwa ukuran keramik tidak sama sekarang adalah tindakan yang perlu dilakukan oleh tukang keramik karena  ukuran keramik tidak sama .

Untuk masalah ukuran keramik yang tidak sama cara mengatasi agar pasangan rapi maka kepalaan keramik gunakan ukuran keramik yang paling lebar jika keramik lebar yang dipergunakan dulu maka nanti ketika keramik yang ukurannya lebih kecil akan mengikuti dan nat keramik akan terlihat lebih lebar dari keramik yg lebih lebar hal ini tidak ada masalah daripada nanti nat keramik mati atau nat keramik berbelok karena diakibatkan oleh keramik besar mengikuti keramik kecil .

Dalam mengatasi nat keramik yang sedikit melebar ini sebenarnya tidak ada masalah ketika mengikuti tulisan ini karena selisih keramik tersebut akan di bagi kedua sisi keramik .

 Perhatikan Siku Keramik


Untuk memastikan siku keramik maka perlu di lakukan pengecekan dengan menggunakan siku pada salah satu sisi keramik , jika ternyata siku saat di letakkan pada sisi keramik ternyata renggang maka keramik tersebut tidak siku , meskipun hanya sekian milimeter renggangnya itu masalah besar karena ini hanya berjarak seukuran keramik , sedangkan ruangan perlu beberapa keramik , caranya untuk menemukan kira-kira berapa centimeter keramik mengakibatkan ruangan tidak siku keseluruhan maka tinggal menghitung berapa lembar keramik yang nantinya terpasang dan tinggal mengakali

misalnya keramik 60 cm , dan tidak siku 1 mm setiap keramik dan kebutuhan keramik yang akan dipasang 20 secara memanjang maka tinggal dikalikan 1mm x 20 lembar keramik maka yang terjadi adalah tidak siku 2 cm 

Cara mengatasinya adalah perhatikan tanda panah pada belakang keramik dan ketika memasang jika terasa nat meruncing maka pemasangan keramik tanda panahnya harus di balik berlawanan arah dari pemasangan keramik sebelumnya.

Contoh jika tadinya sudah sepakat bahwa tanda panah ke utara maka tanda panah di balik ke selatan .

Motif Keramik


Motif keramik perlu diperhatikan karena kenyataan yang terjadi di lapangan motif keramik terdapat 2 varian yaitu motif keramik yang bisa disusun dan akan membuat antara keramik yang saling ketemu dan ada juga motif keramik yang tidak ketemu atau random .

Jika mendapatkan motif keramik yang bisa ditemukan dengan motif keramik yang lain maka tidak ada masalah tetapi jika ternyata motifnya random dan sang owner tidak mengerti maka di sinilah sebelum dipasang sebaiknya berdiskusi dengan owner dulu agar owner tahu dari awal proses pemasangan keramik dan tidak ada masalah .

Sebenarnya masih banyak permasalahan keramik yang perlu diperhatikan tetapi penulis membahas ketiga masalah tersebut saja , tidak bermaksud mengabaikan permasalahan yang tidak saya bahas dan hanya membahas 3 point permasalahan tersebut karena saya anggap ini adalah masalah serius yang ditemukan pada produk keramik sedangkan untuk yang lainnya adalah faktor lapangan bukan produk